Postingan

Menampilkan postingan dengan label BUDAYA

2 Ilmu Kunci Meraih Kebahagiaan yang Sering Dilalaikan

Gambar
Siapa di antara kita yang tidak ingin bahagia? Tentunya setiap manusia mengharapkan kebahagiaan. Bahagia dalam banyak hal dan definisi pribadi. Salah satu kebahagiaan itu adalah bahagia menjalani hidup. Untuk apa? Bagi saya meraih kebahagiaan hidup untuk meraih jalan kebahagiaan di akhirat kelak. Nah, setiap dari kita memiliki cara masing-masing untuk meraih kebahagiaan di dunia. Pasalnya, definisi kebahagiaan setiap orang juga berbeda. Ada yang bahagia dengan banyak harta. Ada yang bahagia dengan banyak ilmu dan gelar. Ada yang bahagia punya anak sukses. Ada yang bahagia bisa keliling dunia. Ada yang bahagia makan makanan lezat. Ada yang bahagia mendapat kesehatan. Bahkan, ada yang bahagia untuk sekadar bisa bangun dari tidurnya. Bahagia dalam hidup saya sungguh mungkin tak jauh berbeda dengan bahagia bagi banyak orang. Namun, untuk meraih kebahagiaan itu, ada 2 ilmu dasar yang harus saya kuasai. Manajemen Waktu Manajemen dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia diartikan (1)...
Gambar

Negeri Lama Nama Baru

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatu. Salam rindu, salam kenal lagi, salam perempuan, salam pembaca. Mungkin bagi yang dulu mengenal saya dan blog saya, ada hal yang berbeda, yakni nama bagi blog ini. Pustaka Maragancayan di Negeri Angin berganti NEGERISEFIANI. Banyak alasan dan pertimbangan. Namun, ada harapan besar nama dan tampilan blog yang lebih segar (menurut saya) dapat membawa energi positif bagi diri saya untuk kembali aktif menulis. Tidak konsisten. Itulah saya. Saya yakin bisa berubah lebih baik selama saya mau belajar dan melakukannya. Saya hanya tidak boleh lelah dan menyerah. Membaca, mengkontemplasikannya, menulis. Mari berkarya lagi! Di NEGERISEFIANI saya juga menambahkan label baru, yakni parenting. Sebagai seorang istri sekaligus ibu, saya berharap dapat membagikan beberapa cerita dan pengalaman. Terima kasih kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala, kepada teman hidup Reza Saeful Rachman (abdiredja.blogspot.com), anak-anakku (Ghaisan Aqeela Rachman dan...

Kegairahan dalam Kerumunan (oleh Ahda Imran)

dari http://meditasisamudra.blogspot.com/2013/03/kegairahan-dalam-kerumunan.html PENGUMUMAN hasil seleksi karya para penyair yang berhak mengikuti Pertemuan Penyair Nusantara (PPN) VI di Jambi 28-31 Desember 2012, menempatkan 24 nama penyair Jabar. Selain diundang hadir ke Jambi, karya mereka juga dimuat dalam antologi “Sauk Seloko” bersama para penyair lainnya dari berbagai kota dan negara. Banyaknya jumlah penyair Jabar yang lolos seleksi PPN VI Jambi dibanding   propinsi-propinsi lainnya, mengulang apa yang pernah terjadi pada hasil seleksi karya para penyair yang mengikuti Temu Sastrawan Indonesia (TSI) IV di Ternate Maluku Utara 2011 lalu. Dalam buku antologi   “Tuah Tara No Ate” yang terbit menyertai even TSI IV, terdapat   sejumlah puisi karya 15 penyair Jabar. Dari kedua even itu, di antara daftar para penyair Jabar, umumnya ialah generasi terbaru.    Anis Sayidah, Evi Sefiani , Sinta Ridwan, Nissa Rengganis, Herton Maridi, atau Pungkit Wijaya. ...

Ronggeng Gunung dalam Upacara Seren Taun

Gambar
Kehadiran seni ronggeng gunung di masyarakat memang bukan hal baru. Namun, pesatnya kemajuan zaman dan globalisasi mengakibatkan arus tradisi budaya mendapatkan ruang gerak yang kurang luas di masyarakat. Ini pula yang menyebabkan kemunculan ronggeng gunung mulai jarang ditemukan, kecuali dalam tradisi dan upacara tertentu. Sebut saja, dalam hajat sunat (khitanan), perkawinan, sampai Upacara Seren Taun. Begitu mendengar kata Ronggeng, yang kita tahu adalah sebuah tarian yang selalu identik dengan hubungan antara penari ronggeng dan laki-laki. Kamus Besar Bahasa Indonesia menyebutkan bahwa ronggeng merupakan tari tradisional dengan penari utama wanita, dilengkapi dengan selendang yang dikalungkan di leher sebagai kelengkapan menari. Selendang yang berfungsi sebagai kelengkapan menari juga memiliki kegunaan lain yaitu untuk menggaet penonton laki-laki untuk turut menari bersama penari ronggeng. Oleh karena itu, kemampuan penari ronggeng dalam memikat penonton laki-laki selalu berakh...