Postingan

Kembali Usai Badai di Negeri Angin

Saya memposting puisi saya terakhir pada 17 Desember 2014 silam. Tulisan tersebut dimuat sebelum saya melahirkan anak pertama saya. Kala itu saya merasa bahagia karena Allah memberi rejeki dan kebahagiaan sungguh melimpah. April 2014 saya menikah dengan Reza Saeful Rachman--teman kuliah, sahabat, kawan diskusi, kritikus, kakak yang agak galak, dan kekasih. Menikah dengannya sungguh menjadi hadiah dari Allah atas segala perjuangan kami yang bagi kami penuh ujian. Sebelum akhirnya meraih restu orang tua, saya sempat dijodohkan dengan beberapa lelaki pilihan ayah, mulai dari anak tetangga hingga seorang lelaki dewasa yang mengaku bekerja di mahkamah agung dan ternyata telah menipu orang tua saya habis-habisan. Belum lagi usaha orang tua menentang kekasih saya kala itu karena persoalan bibit bebet bobot, materi khususnya. Permasalahan hubungan kami tak hanya masalah orang tua, masalah lingkungan perkawanan, pun kondisi psikologis kami yang masih belum matang dan bijaksana. Dari sekian ...

Puisi Kopi Evi Sefiani

By Lintas Gayo on March 9, 2013 Candu di satu lustrum, warna kopi di cangkir kita tidak lagi sehitam malam dan mendung gulungan awan ampasnya serupa serbuk harendong yang diterbangkan angin menjadi metafora dalam puisi kita yang menguap ke ruang asing ini bukanlah bau parfum atau bodymist hanya wangi kembang kopi meruap dari mulut kita serupa aroma kata-kata ah, tuhan pastikah ini candu yang diceritakan para penyair serupa ganja atau khat? kita reguk lagi hari kita mabuk lagi seperti rendra yang tergila-gila pada cinta dan sastra 2013 Puisi lainnya dapat dilihat pada halaman  ini

ANTOLOGI PUISI 100 PENYAIR PEREMPUAN KPPI

Gambar
Telah terbit!! Antologi Puisi 100 Penyair Perempuan KPPI yang ditulis oleh : Afrilia Utami, Akidah Gauzillah, Altje Wantania, Ama Achmad, Amongraga Gendis, Andi Arnida Massusungan, Anis Samara, Anisa Isti, Annisa Heliawati, Anten Kinasih, Arista Devi, Arniyati Shaleh, Baiq ILda Karwayu, Bening Kusumaningtiyas Az-Zahra, Betta Anugrah Setiani, Cikie Wahab, Cut Dini Desita, D.Kemalawati, Dhini Dwi Maulani, Dian M Balqis, Dian Hartati, Dian Meilinda, Dian Rachmikawati, Diana Cahya Alam, Dina Syahfitri Lubis, Dinda Ahdiyanti, Disa Tanos, Epi Siti Sopiah, Eli Nurhalimah, Emi Suyanti, Erni Aladjai, Evi Sefiani , Evi Sri Rezeki, Fadhila Eka Ratnasari, Fanny Chotimah, Fany Triyani, Farra Yanuar, Fina Lanahdiana, Fitri A.B, Heni Hendrayani Sudarsana, Heti Nurlathifah, Imana Tahira, Indah Ip, Julia Arungan, Julia Hartini, Khairani Barokka, Lailatul Kiptiyah,Listyo Liestyo Ambarwati Khohar, Lily N. D. Madjid, Lina Kelana, Lisya van Sorren, Lutviah Handayani, Lyla Nur Ratri, Lena Mariana, Sit...

Peluncuran Antologi Puisi 6 Negara "Secangkir Kopi"

Gambar
Takengon | LeuserAntara | –  The Gayo Institute (TGI) mengundang 88 penyair dalam dan luar negeri ( ada enam negara asal penyair yang berpartisipasi) untuk dapat hadir pada kegiatan peluncuran buku Antologi Puisi ”Secangkir Kopi”. Rencana peluncuran akan berlangsung 21, 23 dan 29 September 2013 di tiga lokasi berbeda. Dalam surat undangan yang disampaikan Direktur TGI, Salman Yoga  kepada para penyair yang ikut serta meramaikan penerbitan buku sastra ini disebutkan, peluncuran akan berlangsung pada  tanggal 21 September    di Tower Coffee Banda Aceh, tanggal 23 September di Kebun Kopi, Takengon dan 29 September berlangsung di salah satu pabrik pengolah kopi, juga di Takengon, Aceh Tengah. Dari nama-nama penyair yang meramaikan antologi ini, adalah: ACHRIAL BSC, ADAM MUKHLIS ARIFIN, ALDY ISTANZIA, ANSAR SALIHIN, ANUGRAH ROBY SYAHPUTRA, ARJULISKA ZUSKA, ARSYAD INDRADI, AYI JUFRIDAR, AWALUDDIN ISHAK, BAMBANG WIDIATMOKO, BAGUS BURHAM, BENSU ELIANITA, D...

Hasil Kurasi Antologi "PEREMPUAN DALAM PUISI" KPPI

Setelah kurasi tahap pertama yang meliputi seleksi administrasi dan karya tahap 1, proses selanjutnya adalah kurasi tahap 2 yang dilakukan oleh Nenden Lilis Aisyah. Kurasi tahap 2 memakai metode blind curation ,artinya kurator hanya diberi nomor kontributor dan karya, tidak dilengkapi dengan nama. Itu sebabnya, jumlah puisi yang lolos dari masing-masing kontributor berbeda-beda. Adapun nama-nama yang lolos tidak genap menjadi 100 orang juga disebabkan oleh ada beberapa nama yang kelima puisinya tidak lolos dalam kurasi tahap 2. Kriteria penilaian dan catatan kurator akan dipublikasikan di dalam buku puisi.  Berikut ini adalah daftar nama kontributor berikut judul karya: NO NAMA JUDUL KARYA 1           Afrilia Utami -           Sunyi -           Basah Negeriku 2    ...